Kupas Tuntas Jenis dan Fungsi Server Yang Jarang Diketahui

Server Image

Sebagai salah satu teknologi yang paling banyak digunakan oleh masyarakat dunia saat ini, tahukah anda kalau komputer yang sering atau hampir setiap hari anda pergunakan ternyata terhubung dengan jaringan yang dikenal sebagai “server”?

Sebagian mungkin sudah familiar dengan istilah ini. Tapi tidak sedikit pula dari anda yang kemungkinan masih sangat asing dengan istilah tersebut. Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan server dan seberapa pentingkah perangkat ini? Mari temukan jawabannya di bawah ini.

Definisi Server

Server merupakan sebuah perangkat komputer yang menyediakan layanan, data dan informasi lainnya untuk program komputer dan penggunanya, yang juga dikenal dengan istilah klien (client).

Selain itu, server juga bertugas menjalankan perangkat lunak administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya, seperti halnya berkas dan alat pencetak (printer) dan memberikan akses kepada anggota jaringan atau klien.

Sampai di sini, apakah anda masih bingung atau kurang mengerti dengan definisi di atas? Kalau jawabannya adalah masih bingung, penjelasan di bawah ini mungkin bisa membantu untuk lebih memahaminya.

Server bisa diibaratkan sebagai sesuatu atau sebut saja sebuah perangkat yang di dalamnya terdapat berbagai macam informasi atau data yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Nah, karena hal tersebutlah server akhirnya difungsikan sebagai penyedia layanan bagi para klien yang terhubung dengannya. Artinya, informasi atau data apapun yang anda minta atau inginkan bisa anda dapatkan darinya.

Misalnya nih, ketika anda ingin mencari informasi mengenai tempat wisata yang menarik tapi tidak menguras isi dompet, kira- kira dimana anda bisa mendapatkan informasi tersebut?

Banyak dari anda yang pasti langsung mencari informasi tersebut dengan cara searching di Mozila/Firefox atau mungkin web browser yang lainnya, iya nggak?

Lalu, apa sebenarnya kaitan antara web browser yang anda gunakan untuk mencari informasi tersebut dengan server?

Perlu anda ketahui bahwa web browser yang anda gunakan tadi bertindak sebagai klien yang meminta informasi kepada web server, dimana dalam hal ini web server bertindak sebagai server atau penyedia informasi.

Sampai di sini setidaknya anda pasti sudah mulai mengerti kan tentang konsep server yang sedang dibahas? Yah, paling tidak anda tahu apa itu server dan perbedaan antara klien dan server.

Nah, setelah memahami apa itu server dan klien, kini saatnya bagi anda untuk mengetahui apa-apa saja komponen yang harus dimiliki oleh perangkat Server.

Komponen-Komponen Penting Server

Pada umumnya, Server dilengkapi dengan sistem prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, serta sistem operasi khusus yang disebut sebagai sistem operasi jaringan (Network Operation System).

Apa-apa sajakah fungsi dari komponen-komponen tersebut? Berikut adalah jawabannya.

1.Penggunaan RAM

Perangkat server memang sudah seharusnya memiliki kapasitas RAM yang besar. Hal ini dimaksudkan agar proses multi tasking menjadi lebih cepat.

Semakin cepat prosesnya bukankah semakin baik? Pekerjaan pun akan jadi lebih cepat selesai, bukan?

Nah, untuk anda yang ingin menggunakan komputer sebagai server, maka pastikan terlebih dahulu bahwa RAM yang anda gunakan memiliki kapasitas yang besar ya.

2.Prosesor yang bersifat scalable

Selain RAM, komponen penting lainnya yang harus dimiliki oleh Server adalah prosesor yang bersifat scalable, yang artinya server tersebut harus memiliki kemampuan untuk menangani penambahan beban yang diberikan.

Dengan prosesor yang seperti ini, kinerja server akan terjaga dan tidak down. Jadi, pastikan prosesor yang anda gunakan scalable dan memiliki kecepatan akses yang tinggi, ya.

3.Hard Drive

Komponen ketiga yang harus dimiliki oleh perangkat server adalah Hard Drive yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan berbagai jenis data komputer klien, yang terpusat pada komputer server.

Kebanyak server canggih biasanya lebih memilih menggunakan SSD dibandingkan dengan Hard Drive atau Hard Disk karena dianggap memiliki performa atau kinerja yang lebih baik.

Cara Kerja Server

Cara Kerja Server

Di pusat data, komputer fisik yang menjalankan program server juga kerap disebut sebagai server. Jenis komputer ini merupakan server khusus yang dengan sengaja dibuat agar bisa digunakan untuk tujuan tertentu.

Misalnya penggunaan komputer sebagai server print, dengan maksud meminimalkan penggunaan mesin printer dalam kegiatan kerja.

Cara kerja dari perangkat ini sangat lah sederhana, karena server bekerja atas permintaan komponen klien.

Kita ambil contoh web server. Ketika anda hendak mencari informasi tentang “bunga mawar”, anda hanya perlu mengunjungi salah satu web browser, seperti Firefox misalnya.

Sekali lagi kami mengingatkan bahwa dalam kasus ini, web browser adalah sebagai klien dan web server sebagai servernya.

Di web browser tersebut anda hanya perlu mengetikkan informasi yang anda ingin cari atau ketahui. Setelah anda mengetikkan dan mengklik kata tersebut, dengan cepat web server akan menampilkan sejumlah website yang membahas tentang “bunga mawar” yang ingin anda cari informasi nya tadi.

Nah, anda tinggal pilih deh tuh yang mana yang ingin anda baca. Sederhana sekali bukan cara kerja server ini?

Inti yang perlu anda ambil dari penjelasan di atas adalah bahwasanya di dalam model pemrograman klien, biasanya program server akan menunggu dan memenuhi permintaan dari program klien, yang mungkin berjalan di komputer yang sama atau yang lainnya.

Jenis-Jenis Server

Server Image

Kata server sering kali dipahami oleh sebagian besar orang sebagai server web, dimana halaman web dapat diakses di internet melalui klien seperti browser web. Mendengar kata browser tentu sudah tidak asing lagi untuk kita.

Namun anda perlu mengetahui bahwa sebenarnya ada beberapa jenis server lain yang bisa anda temukan dan gunakan dalam kehidupan sehari-hari anda, termasuk yang sifatnya lokal seperti server file, yang berfungsi menyimpan data dalam jaringan intranet.

Sementara beberapa server khusus hanya fokus pada satu fungsi saja, beberapa implementasi justru menggunakan satu server untuk berbagai keperluan, tergantung kepada kebutuhan masing-masing pihak yang menggunakannya.

Berdasarkan tujuan pemakaiannya, server dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, yang diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Web Server

Web server merupakan program komputer yang berfungsi menampilkan halaman HTML atau file dan menjalankan aplikasi melalui browser web. Dalam hal ini, browser web bertindak sebagai klien.

Dengan kata lain, server yang saat ini terhubung dengan browser anda merupakan server web yang menampilkan halaman ataupun gambar yang biasa anda lihat di sana.

Program klien yang dimaksud dalam hal ini kemungkinan adalah beberapa jenis browser, seperti : Internet Explorer, Chrome, Firefox, Opera atau Safari. Paling tidak satu dari kelima browser tersebut pasti pernah anda gunakan.

Selain itu, server jenis ini ternyata tidak hanya bisa menampilkan teks atau gambar sederhana saja, melainkan juga dapat digunakan untuk mengunggah dan mencadangkan file secara online melalui layanan penyimpanan cloud atau layanan cadangan online lainnya.

2. Mail Server

Anda pasti pernah mengirim email, bukan? Pernahkah anda bertamya bagaimana bisa email tersebut sampai dan bisa diterima oleh orang lain atau orang yang anda tuju? Jawabannya adalah karena adanya Mail Server yang memberikan layanan tersebut.

Jenis server ini memiliki tugas atau fungsi untuk memfasilitasi pengiriman dan penerimaan pesan email dari lokal users (orang-orang dalam domain yang sama) .

Jika anda memiliki klien email di komputer anda, maka perangkat lunak yang terhubung ke server IMAP atau POP email akan mengunduh pesan ke komputer anda dan server SMTP akan mengirim pesan kembali melalui server email.

3. FTP Server

Server FTP ini tugasnya adalah untuk mendukung perpindahan file melalui sebuah alat yang bernama Protokol Tansfer File. Server ini bisa diakses dari jarak jauh melalui program klien FTP.

Pada jenis server ini, anda dapat mengunggah sebuah dokumen atau data menuju server FTP, sehingga dapat di simpan di dalam server tersebut.

Dengan kata lain, sebagai klien anda memiliki akses atau berhak untuk meyimpan data di server ini.

Nantinya, jika ada orang lain yang tergabung dalam jaringan server tersebut dan ingin mengunduh data atau dokumen anda, maka server FTP akan menyediakan koneksi untuk klien tersebut.

4. Identity Server

Server jenis ini memiliki peran keamanan untuk penggunanya. Ini merupakan bagian inti dari setiap identitas dan infrasturktur kontrol akses. Server tersebut adalah basis data pusat yang menyimpan kredensial pengguna.

Selain itu, server identitas ini juga merupakan server yang diperiksa oleh semua sumber daya IT untuk mengotentikasi akses pengguna. Dengan kata lain, jenis server yang satu ini merupakan bagian yang paling penting dari infrastruktur manajemen indentitas.

5. Network Server

Banyak jaringan di internet memakai model server jenis ini untuk mengintegrasikan situs web dan layanan komunikasi.

Sebuah model alternatif yang disebut dengan jaringan peer-to-peer memungkinkan semua perangkat di jaringan berfungsi sebagai server atau klien berdasarkan kebutuhan si pengguna.

Jaringan tersebut menawarkan tingkat privasi yang lebih tinggi karena komunikasi antar komputer ditargetkan secara lebih sempit. Akan tetapi, sebagian besar implementasinya tidak cukup kuat untuk mendukung lonjakan traffic yang besar.

6. Application Server

Server Aplikasi merupakan sebuah program di komputer yang berada dalam jaringan terdistribusi yang menyediakan logika bisnis untuk program aplikasi.

Server jenis ini biasanya banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan untuk menunjang keberlangsungan aktivitas pekerjaan mereka. Lagi pula, dengan adanya jenis server ini, pekerjaan yang dikerjakan pun akan semakin mudah dan cepat selesainya.

7. Proxy Server

Server Proxy adalah perangkat lunak yang bertindak sebagai perantara antara perangkat komputer dan perangkat server pengguna lainnya (tempat dimana pengguna / klien meminta layanan).

8. Virtual Server

Server yang satu ini adalah sebuah program yang berjalan di server bersama yang dikonfigurasi sedemikian rupa, sehingga setiap pengguna tampaknya memiliki andil atau kendali penuh terhadap server tersebut.

9. Blade Server

Server yang berikut ini adalah chasis atau kerangka server yang menampung beberapa papan sirkuit elektronik modular tipis yang dikenal sebagai Blade Server.

10. File Server

Server File adalah komputer yang bertanggung jawab atas penyimpanan pusat dan pengelolaan file data, sehingga komputer lain di jaringan yang sama dapat mengaksesnya.

11. Policy Server

Sesuai dengan namanya, jenis yang kesebelas ini merupakan komponen keamanan dari jaringan yang berbasis kebijakan, yang menyediakan layanan otorisasi, memfasilitasi pelacakan dan kontrol file.

12. Fax Server

Hampir sama fungsinya seperti email server, fax server difungsikan untuk melayani kebutuhan klien akan fax. Jenis ini akan membuat semua sistem penerimaan dan pengiriman fax melaluinya.

Selain itu, biasanya jenis ini telah dilengkapi dengan modem sebagai pendukung fungsinya.

13. Game Server

Game online adalah salah satu yang saat ini paling banyak digandrungi oleh masyarakat, terutama oleh kalangan anak remaja dan dewasa. Bagaimana tidak, permaanan-permainan online kini dirancang dengan sangat apik sehingga membuat siapa pun tak kuasa untuk menolak memainkannya.

Server yang umumnya digunakan untuk menghubungkan antara pemain yang satu dengan yang lainnya (klien) saat akan memainkan game online tersebut dikenal sebagai game server.

14. DNS Server

DNS Server adalah singkatan dari Domain Name System Server atau yang kalau dibahasa Indonesiakan memiliki arti Server Sistem Nama Domain. Jenis yang satu ini memiliki fungsi untuk menerjemahkan informasi nama Host atau Domain menjadi sebuah alamat IP.

15. Print Server

Seperti namanya jenis ini memiliki fungsi untuk menghubungkan komputer klien dengan mesin printer ketika hendak melakukan proses pencetakan dari komputer klien.

Dengan kata lain, komputer klien bisa melakukan proses pencetakan jika komputer yang menjadi server printer tersebut sudah menyala. Jika tidak, hasil cetakan yang diprint tidak akan keluar.

Beberapa perusahaan biasanya memiliki satu sampai 2 komputer print server yang terhubung dengan komputer lain sebagai kliennya. Dengan begitu semua data dapat dibagikan ke sesama klien uang berada di dalam jaringan perusahaan tersebut.

Jika misalnya ada komputer klien yang ingin mencetak sebuah file, maka bisa langsung melalui komputer server, sehingga di perusahaan tersebut tidak perlu menggunakan banyak mesin print.

16. Database Server

Server jenis ini menyediakan layanan untuk klien yang membutuhkan layanan untuk menyimpan database. Adapun port yang sering digunakan untuk database server ini adalah 3306 Mysql dan 5432 PgSQL.

17. Streaming Media Server

Server yang terakhir ini bertugas melayani servis streaming data media seperti : musik dan video. Jenis ini memungkinkan anda untuk mengakses sebuah konten tanpa perlu mendownloadnya terlebih dahulu.

Fungsi Server

Setelah anda mengenal beberapa jenis server yang sudah dijelaskan di atas, akan jauh lebih baik lagi jika anda juga mengetahui apa saja sebenarnya fungsi dari server-server tersebut.

Nah, jika sebelumnya anda lebih jeli saat membaca jenis-jenis server di atas, anda tentu akan menemukan penjelasan mengenai fungsi dari masing-masing jenis tersebut. Tapi tak apa karena dibawah ini kami akan merangkumnya secara keseluruhan.

Meskipun pada dasarnya masing-masing jenis server memiliki tugas atau fungsi yang berbeda-beda, namun jika dilihat secara umum, adapun fungsi dari server secara keseluruhan adalah untuk menyimpan, mengambil, mengirim dan menyediakan layanan file dan data ke komputer lain di jaringannya.

Dengan kata lain, server dapat bertindak sebagai:

  1. Pusat data atau jaringan pada komputer, yang artinya server befungsi menyediakan dan memberikan informasi atau data yang dibutuhkan oleh klien.
  2. Penyedia akses data untuk komputer klien, baik yang berupa perangkat keras maupun perangkat lunak/aplikasi.
  3. Melayani dan bertanggung jawab penuh atas permintaan klien, yang dalam hal ini berupa informasi dan data yang diperlukan.
  4. Mengatur lalu lintas data pada jaringan
  5. Menyimpan berbagai jenis file atau data yang dibutuhkan oleh komputer klien, untuk dapat diakses oleh komputer klien.
  6. Mengatur hak akses di dalam jaringan, dengan tujuan agar agar tidak semua klien dapat mengakses data yang terdapat di dalam komputer server
  7. Memberikan perlindungan kepada klomputer klien terhadap virus atau malware dengan cara memasang anti-malware di komputer klien.
  8. Sebagai media yang menyimpan berbagai aplikasi dan database yang dapat dijalankan oleh komputer klien.

Itu lah tadi kedelapan fungsi umum server yang bisa kami sampaikan. Jika ada diantara Anda yang menemukan atau mengetahui fungsi yang lainnya, itu akan jauh lebih baik lagi karena bisa menambah wawasan anda mengenai pengetahuan akan server.

Image result for server

Sebelum sampai pada bagian kesimpulan pembahasan, ada satu hal penting lainnya yang perlu kami beritahukan kepada anda, yaitu bahwa untuk case yang lebih besar, jaringan komputer di seluruh dunia yang kita kenal sebagai internet juga sangat bergantung pada sejumlah besar server yang berlokasi di seluruh dunia. File, data dan fungsionalitas situs web yang diberikan didasarkan pada server web.

Kesimpulan

Setelah menjelaskan panjang lebar mengenai jenis dan fungsi dari server di atas, maka dapat disimpulkan bahwa :

1.Pada umumnya, server memiliki daya pemrosesan, memori dan penyimpanan yang lebih besar dibandingkan dengan komputer klien. Komputer klien sendiri merupakan komputer yang tidak bertindak sebagai server, melainkan meminta informasi dari server.

2.Server merupakan komponen yang sangat penting dalam jaringan komputer, karena tanpa adanya server, komputer klien tidak akan dapat menerima atau mengakses data apapun.

3.Ketika komputer terhubung secara fisik atau nirkabel dan berbagi layanan dan informasi, maka itu disebut sebagai jaringan komputer. Jaringan komputer tersebut paling tidak menggunakan setidaknya dua peserta atau partisipan atau perangkat, dimana salah satu dari mereka harus bekerja sebagai server dan yang lainnya sebagai klien.

4.Kebanyakan sistem menggunakan model jaringan server-client ini, termasuk situs web dan layanan email. Sedangkan model alternatif dan peer-to-peer memungkinkan semua perangkat komputer bertindak sebagai server dan klien.