Kerap Merugikan Pengguna internet, Begini Cara Mengantisipasi Phising Link

Semakin majunya teknologi yang ada saat ini ternyata tidak serta merta membuat kehidupan manusia menjadi lebih aman dan terhindar dari yang namanya penipuan.

Akan tetapi, perlu kita ingat bahwa teknologi adalah buatan manusia dan tak ada satupun ciptaan manusia yang bisa dikatakan sempurna. Dengan kata lain, semua pasti memiliki kekurangan, sekalipun itu kecil sekali.

Benar memang kalau keberadaan teknologi-teknologi tersebut sangat membantu dan mempermudah kehidupan manusia hampir dalam segala bidang.

Dan saat ini ada banyak sekali kekhawatiran masyarakat dalam menggunakan teknologi yang ada. Salah satunya adalah keberadaan para hacker yang kerap meresahkan dan merugikan orang-orang.

Padahal jika dilihat dari kebutuhan masyarakat saat ini, sebagian besar dari mereka sangatlah memerlukan bantuan teknologi dalam melakukan pekerjaan sehari-harinya.

Kalau menggunakan teknologi sudah tidak aman lagi untuk sekarang ini, apakah kembali ke zaman sebelum teknologi-teknologi tersebut tercipta adalah solusinya?

Kalau memang seperti  itu pasti kehidupan manusia akan bertambah ribet dan sulit mengingat beban pekerjaan yang ada saat ini tentu berbeda dari zaman sebelum-sebelumnya. Setuju tidak?

Oleh karena itu, jalan terbaik dari semuanya adalah mewaspadainya selagi ahli-ahli teknologi menemukan dan merancang cara untuk mengatasi masalah tersebut.

Untuk langkah mewaspadai bahaya dari oknum-oknum tertentu yang berniat melakukan kejahatan lewat penggunaan teknologi yang ada saat ini, anda tidak perlu khawatir karena artikel ini setidaknya bisa membantu anda untuk menemukan informasi mengenai salah satu cyber crime yang cukup meresahkan akhit-akhir ini.

Bahaya yang dimaksud di atas tadi dikenal dengan istilah Phishing Link. Pernahkah anda mendengar istilah ini sebelumnya? Atau mungkin saja anda baru pertama kali mendengar istilah tersebut atau bisa jadi anda pernah mendengar tapi belum mengenal dan paham betul dengan tipe kejahatan yang satu ini?

Di kategori manapun anda berada saat ini, itu tidak menjadi masalah karena kami akan tetap menjelaskannya lewat artikel ini.

Apa sih sebenarnya Phishing Link itu? Seberapa bahayakah ancaman teknologi ini untuk masyarakat? Bagaimana cara oknum-oknum tertentu tersebut melakukan tindakan phishing link ini? Dan bagaimana cara mencegah agar anda tidak terkena tipu daya penjahat teknologi ini?

Semua jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tadi akan segera anda temukan di bawah ini.

Pengertian Phishing Link

Tindakan tersebut dilakukan dengan maksud mendapatkan informasi-informasi yang sifatnya penting dan rahasia dari orang-orang, seperti kata sandi akun sosial media, kartu kredit dan masih banyak lagi yang lainnya.

Kata Phishing berasal dari kata “fishing” yang artinya memancing. Memancing yang dimaksud di sini tentunya bersifat negatif. Tindakan memancing di sini sama dengan menjebak. Jika biasanya memancing dikaitkan dengan ikan, maka untuk kasus yang satu ini yang dipancing adalah manusia.

Sedangkan kata kedua yaitu “Link” memiliki arti sebuah tautan yang menghubungkan antara satu halaman dengan yang lainnya.

Jika kedua arti kata tersebut digabung, maka secara harfiah Phishing Link adalah Suatu tindakan memancing atau menjebak orang lain melalui tautan-tautan palsu yang diletakkan di halaman-halaman tertentu.

Beberapa orang mengartikan Phishing sebagai suatu tindakan yang dilakukan dengan tujuan menipu, mengelabui, mengambil sesuatu dari orang-orang atau target melalui halaman-halaman atau tepatnya melalui link-link yang ada di website.

Wow, mungkin ketiga huruf ini bisa mewakili rasa terkejut atau takjub anda pada orang-orang jenius yang bisa melakukan tindakan kriminal seperti ini.

Kenapa dikatakan jenius? Yah, coba saja anda pikirkan bagaimana caranya orang yang tidak tahu apa-apa bisa melakukan hal besar semacam ini. Hanya orang-orang yang benar-benar memiliki kemampuan, yang didukung dengan keberanian tinggilah yang bisa melakukannya. Cukup masuk akal, bukan?

Perbuatan semacam ini tentu sangat merugikan, terutama untuk para pengguna internet, atau untuk mereka yang pekerjaannya memang tergantung pada informasi yang ada di internet.

Yang menjadikannya lebih bahaya lagi adalah dikarenakan mereka bisa beraksi dimana dan kapan saja tanpa bisa anda sadari. Intinya, Phising Web sangat berbahaya karena bisa mencuri apa saja dari anda, termasuk uang anda.

Phising juga bisa diartikan sebagai tindakan mencuri informasi penting dari seseorang dengan cara mengambil alih akun si korban untuk maksud tertentu.

Tak hanya itu, ketika akun yang satu sudah berhasil didapat, maka mereka akan berusaha untuk mencari celah bagi beberapa akun yang terhubung dengan akun yang telah didapat tersebut dan kemudian menjalankan kejahatan yang sama.

Sejauh ini anda sudah paham mengenai apa itu Phishing Link, bukan? Untuk menambah pengetahuan anda, maka kami akan melanjutkan informasi mengenai bagaimana cara pelaku melakukan tindakan kejahatan tersebut dan juga cara mencegahnya.

Cara bagaimana para penjahat cyber ini berhasil menjebak korbannya sangatlah licik. Mula-mula mereka akan memancing agar kemudian anda bisa terjebak.

Ketika anda berhasil ditipu, yang berarti anda mengikuti dan melakukan semua yang diarahkan pada anda, tanpa disadari secara tidak langsung anda telah mengizinkan penjahat tersebut untuk menggunakan akun milik anda.

Jika sudah terjadi hal seperti ini, anda pasti sudah tahu resikonya bukan? Bagaimana jika si penipu tersebut menguras seluruh tabungan anda? Bukankah itu hal yang mengerikan?

Tak ada satupun manusia yang rela hasil jerih payahnya diambil dengan cara seperti itu. Itulah sebabnya mengapa anda harus lebih berhati-hati sekarang jika memang anda tak ingin masuk ke dalam perangkap mereka.

Awalnya, jalur utama bagi pelaku untuk melakukan penipuan ini adalah melalui Email. Namun karena pengetahuan dan kemampuan teknologi orang-orang zaman moderen ini terus berkembang, teknik tipu menipu mereka pun ikut berkembang dan semakin lebih canggih lagi.

Mereka berhasil menemukan cara-cara baru yang bahkan tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Orang-orang ini tentu saja akan memanfaatkan berbagai cara lainnya ketika satu cara yang sebelumnya mereka lakukan sudah tak memungkinkan lagi untuk mereka lakukan lagi.

Apalagi saat ini Email sudah memiliki teknologi filter, sehingga Email Phishing secara otomatis akan masuk ke bagian Spam ketika terdeteksi.

Tak menyerah hanya karena adanya Email Filter, mereka kembali merancang penggunaan teknologi lain untuk melancarkan tipuan-tipuannya kembali, seperti melalui iklan dan media sosial.

Gimana sih caranya mereka menipu lewat media sosial? Begini nih caranya :

Kalau anda pengguna sosial media sejati, anda tentu tahu kalau di medsos seringkali muncul berbagai artikel yang tak jarang hanya dengan membaca judulnya saja sudah membuat anda penasaran untuk mengklik artikel tersebut. Benar nggak? Anda pasti pernah mengalami hal semacam ini, kan?

Ketika sudah mengkliknya, seringkali kita akan menemukan beberapa link di sana yang akan membawa kita menuju halaman tertentu. Nah, di sini lah sering kali permainan si penipu tersebut dimulai.

Ketika anda atau user mengklik tautan atau link palsu tersebut, gadget atau komputer anda bisa terjangkit virus atau Malware. Inilah yang dikenal sebagai kejahatan phishing link.

Tipe kejahatan ini manargetkan para pengguna internet karena mereka melancarkan tipuannya melalui dunia Maya. Tak heran jika kejahatan ini sangat meresahkan apalagi untuk hal yang paling sensitif seperti keuangan.

Meretas data korban, kemudian mencuri informasi data pribadi mereka merupakan langkah pertama untuk melanjutkan tujuan utama mereka.

Orang-orang yang melakukan tindakan ini biasa disebut sebagai hacker, yang memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk memperoleh keuntungan dengan jalan melanggar hukum.

Sementara korban, user, atau pengguna internet yang kita tahu kebanyakan hanyalah orang-orang biasa yang kurang paham tentang hal-hal  semacam ini. Mereka sangat rentan terhadap resiko kejahatan dunia cyber.

Jika anda tidak mau menjadi salah satu korban mereka, kami ingatkan kembali agar Anda selalu berhati-hati dan lebih bijaksana ketika menggunakan sosial media anda, terutama menghindari link-link aneh atau palsu yang dengan tidak sengaja anda jumpai di situs yang anda buka.

Ciri-Ciri Phishing Email dan Link

Setelah di atas tadi anda disuguhkan dengan pengertian dan penjelasan mengenai apa itu Phishing link, kini kami akan membawa anda kepada sesuatu yang pastinya lebih menarik lagi.

Salah satu cara yang lumayan ampuh untuk mencegah anda terkena kejahatan phishing link adalah dengan mengenali ciri-cirinya. Adapun ciri-ciri yang dimaksud adalah seperti yang berikut ini.

1. Pengirim Email Yang Tak Dikenal

Jika anda menerima email (pesan instan) dari seseorang yang tidak anda kenal, yang mengarahkan Anda untuk masuk ke situs web tertentu, maka berhati-hatilah. Kalau perlu abaikan saja.

Saat itu anda mungkin telah menerima Email Phishing dengan tautan ke situs Web Phishing (web palsu). Situs ini mencoba mencuri kata sandi akun anda atau informasi rahasia lainnya dengan jalan menipu dan meyakinkan bahwa Anda berada di situs web yang sah.

Bukan hanya itu, anda bahkan bisa mendarat di situs Phishing hanya karena salah mengetikkan URL yang salah. Maka berhati-hatilah saat mengetikkan alamat website yang ingin anda buka.

2. Menyertakan Panggilan-Panggilan Mendesak

Penipu ini sering menyertakan kalimat-kalimat mendesak untuk mencoba membuat anda bereaksi dengan sesegera mungkin. Berhati-hatilah dengan email yang mengandung frasa seperti “akun anda akan ditutup”, “akun anda akan segera disusupi” atau “diperlukan tindakan segera”.

Dengan kalimat-kalimat tersebut si penipu mencoba mengambil keuntungan dari kekhawatiran anda untuk melancarkan aksi tipuannya.

3. Menyertakan Salam Generik dan Mengirimkan Ribuan Email Phishing Sekaligus

Biasanya pelaku kejahatan ini akan mengirim banyak sekali Email Phishing Sekaligus. Si penipu mungkin memiliki alamat email anda, namun mereka jarang mengetahui nama anda.

Bersikap skeptis terhadap email yang dikirim dengan salam umum atau generik seperti “pelanggan yang terhormat” yang masuk ke email anda adalah cara yang tepat untuk mengabaikannya.

4. Menyisipkan Tautan atau Link ke Situs Web Palsu

Untuk menipu agar anda mau mengungkapkan nama pengguna dan kata sandi anda, penipu sering menyisipkan tautan ke situs web palsu yang terkadang terlihat seperti halaman masuk ke situs web sah.

Mereka bahkan menyertakan logo-logo tertentu untuk lebih meyakinkan anda di halaman website palsu tersebut. Ingatlah, hanya karena sebuah situs menyertakan logo perusahaan, bukan berarti situs tersebut sah, karena logo bisa saja disalin.

Contoh tautan yang berisi nama resmi, tetapi lokasi nya salah:

“https:\\www.yahoo.com” adalah alamat palsu yang tidak mengarah ke situs web Yahoo!. Kenapa? Karena alamat web Yahoo yang asli memiliki garis miring (” / ” ) setelah kata yahoo.com, seperti ini : www.yahoo.com/ atau https://login.yahoo.com/.

Keduanya (alamat situs yang asli dan situs asli) memang sangat mirip tapi bukan berarti mereka sama. Parahnya lagi, penipu kadang-kadang menyertakan tautan otentik di halaman spoof mereka, seperti kebijakan privasi asli dan halaman layanan untuk situs yang mereka tiru.

Semua itu dilakukan untuk meyakinkan anda sehingga anda bisa masuk ke dalam jebakan berbahaya mereka tanpa anda sadari.

Anda juga bisa mencari indikator atau ciri lain dari link-link palsu tersebut seperti misalnya kesalahan pengejaan, tata bahasa yang buruk, atau grafik yang lebih rendah dan permintaan informasi pribadi seperti kata sandi, nomor rekening bank atau kartu kredit.

Perlu anda ketahui dan ingat, perusahaan yang sah tidak akan pernah meminta anda untuk memverifikasi atau memberikan informasi rahasia anda dalam/melalui email.

Cara Terhindar Dari Bahaya Phising Link

Siapa saja bisa menjadi korban Phishing Web tanpa terkecuali. Sekalipun anda sangat mahir dalam teknologi, tapi selalu ada waktu atau celah dimana anda sedang lengah dan berhasil masuk ke dalam perangkap mereka.

Ketidaksengajaan juga bisa menjadi salah satu faktor yang membuat seseorang tertipu dengan link-link palsu ini dan tanpa anda sadari anda akan dibawa dan diarahkan untuk mendownload Malware atau bahkan kemungkinan yang jauh lebih bahaya lagi.

Dengan begitu, pelaku akan mendapatkan akses penuh terhadap komputer anda tanpa anda sadari sama sekali.

Kalau pelaku melakukan tindakan ini demi uang sepertinya masih masuk akal karena siapa sih orang yang tidak butuh uang di dunia yang keras seperti saat ini? Tapi bagaimana dengan informasi mengenai data pribadi yang mereka curi? Apa yang bisa mereka lakukan dengan itu?

Ternyata eh ternyata, informasi data pribadi tersebut bisa mereka gunakan untuk melakukan berbagai kejahatan, atau mungkin menjualnya di Black Market.

Namanya juga sudah Black, pastinya ini adalah tempat yang sangat rahasia dan pastinya menyeramkan. Bayangkan jika data diri anda dijual dan kemudian digunakan oleh pembunuh bayaran, apa yang akan terjadi?

Lantas, apa yang harus kita lakukan untuk menghindari kejahatan cyber ini? Sebenarnya ada beberapa cara yang bisa anda lakukan dan membantu anda untuk terhindar penipuan ini. Apa sajakah itu? Berikut jawabannya :

1. Jangan pernah asal mengklik link atau tautan tertentu

Biasanya link-link palsu ini memiliki kesalahan penulisan dari yang seharusnya. Jika dilihat dengan cepat dan tidak teliti, user tidak akan menyadari adanya kesalahan ejaan atau penulisan link tersebut.

Jadi pastikan anda melihat dan membacanya dengan hati-hati. Misalnya: netfix.com yang seharusnya ditulis dengan netflix.com.

Gimana? Kalau anda membacanya dengan terburu-buru, anda tidak akan menyadari kalau kata yang pertama adalah kata yang salah. Jadi, perhatikan penulisannya sebelum mengklik ya.

2. Menginstal Anti-Virus pada komputer atau gadget

Cara kedua yang bisa anda lakukan adalah dengan menginstal antivirus. Cara ini dimaksudkan untuk mengamankan komputer user dari para hacker.

Antivirus ini akan memberikan peringatan jika terjadi tindakan mencurigakan di komputer atau gadget anda. Pastikan antivirus yang anda gunakan bukan yang abal-abal ya.

3. Berhati-hatilah saat menyimpan data diri secara digital

Karena menyimpan data diri di gadget dan komputer saat ini sangat rentan terhadap tindakan peretasan, maka akan jauh lebih baik jika anda menyimpannya secara fisik saja.

Apalagi jika data tersebut berupa informasi akun bank atau kartu kredit. Janganlah sesekali menyimpannya secara digital. Itu sangat bahaya.

Informasi itu bisa didapatkan kapan saja oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab seperti hacker jika anda menyimpannya secara digital. Anda bisa mencatat nya di buku catatan jika diperlukan.

4. Kenali ciri-ciri Phising Link

Cara selanjutnya adalah dengan mengenali ciri-ciri Phising Link yang sering disisipkan di halaman web tertentu. Pertama anda harus mengenal web yang anda kunjungi.

Jangan tertipu pada sumber yang terlihat terpercaya dengan sisi pesan yang membangkitkan emosi. Ini akan dimanfaatkan oleh si penipu untuk membuat anda mengklik tautan atau link yang sudah disisipkan terlebih dahulu.

Karena asiknya anda membaca, anda pun tak akan sadar mengklik link palsu tersebut. Selain itu, ada pula diantaranya yang mengharuskan user untuk mengisi data pribadinya di sana.

5. Memastikan halaman website yang dikunjungi benar dan asli

Ketika anda mengakses halaman website tertentu, maka terlebih dahulu pastikan bahwa anda berada di halaman dengan url domain yang benar.

Misalnya untuk masuk ke akun Facebook anda, pastikan anda mengaksesnya di halaman https://facebook.com/ dan bukan melalui  halaman lain.

6. Berikan kata sandi palsu

Jika anda tidak yakin kalau situs yang anda kunjungi asli, maka jangan gunakan atau bahkan memberikan kata sandi asli anda untuk masuk. Berikan atau masukkan saja kata sandi yang palsu.

Ingat, jangan sekali-kali menggunakan kata sandi asli Anda untuk masuk karena ada kemungkinan anda sedang berada di situs Phishing. Kalau perlu jangan masukkan informasi apapun dan tutup saja browser anda.

7. Gunakan browser web dengan deteksi antiphishing.

Internet Explorer, Mozilla Firefox, Browser Web memiliki add-on atau plug-in gratis yang dapat membantu anda mendeteksi situs phishing.

8. Berhati-hatilah dengan metode untuk mengidentifikasi situs sah

Beberapa metode yang digunakan untuk menunjukkan situs yang aman tidak selalu dapat dipercaya. Kunci kecil yang tidak terputus atau gembok yang terkunci di sebelah kiri bilah URL peramban anda bukanlah indikator yang dapat diandalkan dari situs web yang sah.

Oleh karena itu, anda harus tetap dalam status berhati-hati saat menemukan metode-metode untuk mengidentifikasi situs web yang sah yang anda temukan.

Itulah tadi beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk menghindari yang namanya Phishing Link yang saat ini masih sangat meresahkan para pengguna internet yang kami percaya anda adalah salah satunya.

Kami hanya bisa membantu memberikan informasi dan selebihnya kembali kepada kebijaksanaan anda masing-masing. Semoga artikel ini bisa berguna untuk anda.

Langkah Antisipasi Saat Terlanjur Mengklik Link Palsu (Phising Link)

Mengklik tautan atau link palsu pada halaman tertentu tanpa anda sadari dapat menginstal malware, seperti virus, syware dan ransomware di perangkat anda.

Ini semua dilakukan oleh orang-orang yang berperan dibelakang layar atau lebih tepatnya penjahat-penjahat cyber, sehingga tidak terdeteksi oleh kebanyak user (rata-rata).

Setelah malware terinstal, virus tersebut akan memanen informasi atau data-data pribadi anda, mengirim lebih banyak email phishing kepada anda atau menyediakan akses jarak jauh ke perangkat anda kepada scammer.

Jika anda melakukan kesalahan dengan mengklik tautan phising atau mengunduh link-link palsu, anda bisa melakakun beberapa langkah di bawah ini.

Pertama,anda harus memutuskan sambungan internet perangkat anda. Jika anda menggunakan koneksi kabel, cara mudah untuk memutuskan koneksinya adalah dengan mencabut kabel internet tersebut dari komputer atau laptop anda.

Tapi jika anda terhubung melalui Wi-Fi, anda harus menemukan pengaturan Wi-Fi di perangkat anda untuk dapat memutuskan koneksinya. jika anda tidak berhasil menemukan pengaturan jaringan Wi-Fi nya, maka pergilah ke router Wi-Fi anda kemudian matikan koneksinya dari sana.

Cara ini setidaknya akan mengurangi resiko penyebaran malware ke perangkat lain di jaringan anda, mencegah malware mengirim informasi rahasia dari perangkat anda dan mencegah seseorang mengakses perangkat anda dari jarak jauh.

Kedua, setelah koneksi internet anda sudah terputus, anda dengan segera harus membuat cadangan file anda. Data tersebut bisa anda hapus atau hancurkan dari perangkat anda slama proses pemulihan dari tindakan Phishing Link tersebut.

Jika anda sebelumnya secara teratur mencadangkan file anda dengan menggunakan Hard Drive Eksternal, USB atau penyimpanan cloud, maka anda hanya perlu membuat cadangan file terakhir anda.

Fokuslah pada perlindungan dokumen atau file yang sangat sensitif dan rahasia, serta file yang tak tergantikan seperti foto atau video keluarga, akun bank anda dan lain sebagainya.

Tapi jika anda belum pernah menyalin file ke perangkat atau program cadangan anda, maka anda sangat disarankan untuk memilih salah satu metode penyimpanan yang disebutkan di atas dan mulailah untuk melakukan pencadangannya.

Ketiga, lakukanlah pemindaian terhadap sistem anda. Jika anda tidak begitu paham tentang teknologi, anda bisa meminta bantuan orang lain yang memang ahli dalam hal ini.

Anda bisa bertanya kepada teman, keluarga atau orang-orang terdekat anda untuk menemukan orang yang tepat untuk membantu anda.

Langkah ketiga yang harus anda lakukan setelah melakukan pencadangan informasi adalah melakukan pemindaian sistem. Setelah komputer anda sudah terputus dari internet, maka jalankan pemindaian lengkap dengan menggunakan program antivirus.

Mulailah untuk meluncurkan program dan lakukan pemindaian sistem yang lengkap. Pesan kesalahan mungkin muncul dan memberitahu anda bahwa program tidak dapat terhubung ke internet.

Abaikan pesan itu karena anda masih bisa menjalankan pemindaian tanpa akses ke internet. Hindari untuk menghubungkannya lagi karena hal tersebut akan memungkinkan malware menjalankan tugasnya.

Prose pemindaian ini mungkin akan memakan banyak waktu, jadi bersabarlah. Jangan melakukan hal lain saat proses ini berlangsung. Anda akan diberitahu jika pemindaian telah selesai dilakukan.

Cukup ikuti intruksi program untuk menghapus atau mengkarantina file mencurigakan yang ditemukan.

Keempat, ubahlah kredensial anda. Karena anda sudah sempat mengklik link yang merupakan akun palsu yang digunakan untuk menjebak anda tersebut, ada baiknya jika anda mengubah semua informasi penting anda.

Informasi yang dimaksud tersebut termasuk nama pengguna, kata sandi, nomor kartu kredit, rekening bank dan informasi penting lainnya untuk mencegah kalau-kalau informasi tersebut sudah berhasil ditemukan oleh malware yang masuk tadi.

Jangan membuat kesalahan dengan menggunakan nama pengguna dan kata sandi yang sama, karena hal ini akan memudahkan penjahat untuk mencuri identitas anda.

Kelima, siapkan peringatan penipuan. Menurut Komisi Perdagangan Federal, FBI telah melaporkan konsumen yang kehilangan 30 juta dollar dalam satu tahun akibat tindakan Phishing.

Untuk melindungi diri anda, anda bisa menghubungi biro yang memang bertugas untuk melayani hal-hal semacam ini. Meski terdengar agak berlebihan, tapi tak apa karena ada pepatah yang mengatakan “mencegah lebih baik daripada mengobati”. Benar tidak?

Itulah tadi beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk menghindari yang namanya Phishing Link yang saat ini masih sangat meresahkan para pengguna internet yang kami percaya anda adalah salah satunya.

Kami hanya bisa membantu memberikan informasi dan selebihnya kembali kepada kebijaksanaan anda masing-masing. Semoga artikel ini bisa berguna untuk anda.