Apa Yang Dimaksud Dengan Domain Name?

Saat berselancar di internet untuk mencari informasi berbentuk teks ataupun video dalam sebuah media, pengguna akan menuju ke sebuah alamat unik internet yang terdiri dari dua bagian atau lebih yang terpisah oleh tanda titik (misal: www.namasitus.com) alamat unik tersebut yaitu domain name lantas apa itu domain name? simak ulasan berikut

Pengertian Domain Name

Pada awal internet di temukan satu sistem bernama IP address digunakan untuk mengidentifikasi web server atau mail server pada sebuah jaringan komputer yang tergabung dalam internet agar mudah untuk diakses oleh user. IP Address ini berupa deretan angka. contohnya: 208.77.188.166. Jadi jika user internet hendak mengakses satu data di satu server yang dia perlu lakukan adalah mengakses server tersebut dengan mengetikkan alamat IP Address tersebut.

Sebelum berkembangan nya internet deretan angka ini tentu agak sulit untuk diingat oleh pengguna internet pada umumnya, untuk memudahkan pengguna mengenali sebuah IP ini, maka dibuat sebuah nama dalam huruf bukan deretan angka untuk sebagai pengganti IP. Nama “pengganti IP” inilah yang akhirnya disebut dengan “Domain Name” sehingga lebih mudah untuk diingat ketika akan diakses.

Jenis – Jenis Domain

Sebagai satu rangkaian dalam website, domain tidak berdiri sendiri. Setidaknya ada tiga jenis domain yang paling sering digunakan. Yakni top level domain, second level domain dan third level domain dan masing-masing tingkatan tersebut memiliki karakteristik yang berbeda-beda

1. TLD ( Top Level Domain )

Top Level Domain atau biasa disingkat TLD adalah ekstensi dari sebuah nama domain dan berada di akhir nama domain atau alamat website yang terletak dibagian kanan tanda titik. misalnya untuk nama domain “www.namawebsite.com” Top Lavel Domainnya adalah .com.

Top Level Domain sendiri terbagi menjadi dua jenis, yang pertama adalah Global Top Level Domain atau gTLD dan Country Code Top Level Domain atau ccTLD. Agar lebih memahami perbedaan dari Global Top Level Domain (gTLD) dan Country Code Top Level Domain (ccTLD), berikut adalah penjelasannya:

.com : Digunakan untuk situs yang sifatnya komersial.
.net : Digunakan untuk keperluan networking/internet.
.org : Digunakan untuk situs-situs organisasi.
.biz : Digunakan untuk keperluan bisnis.
.edu : Digunakan untuk keperluan pendidikan.
.info : Digunakan untuk keperluan informasi.
.pro : Digunakan untuk keperluan professional.
.aero : Digunakan untuk industri pesawat terbang.
.int : Digunakan untuk situs internasional.

Sedangkan Code Top Level Domain (ccTLD), yaitu sebuah domain dengan panjang dua karakter yang digunakan pada setiap negara dengan masing-masing kode yang berbeda berdasarkan standar ISO yang telah ditetapkan (Contoh: Indonesia dengan domain “.id”, Singapura “.sg”, Malaysia “.my”, Jepang “.jp” dan masing-masing negara tidaklah sama dan hanya diambil singkatannya saja sehingga lebih mudah untuk diingat.

2. Second Level Domain

Jenis domain selanjutnya adalah Second Level Domain atau biasa disebut dengan SLD. SLD ini merujuk pada sebuah nama domain yang anda daftarkan contoh “www.namawebsite.com ” maka untuk SLD-nya adalah “namawebsite” dan .com disebut TLD atau lebih mudahnya, anda dapat mengartikan SLD sebagai nama website Anda.

3. Third Level Domain

Secara umum Third Level Domain atau TLD ini seringkali disebut juga sebagai subdomain. Letaknya berada paling depan dari kesatuan URL nama domain yang Anda miliki contohnya “webmail.namawebsite.com” untuk menggunakan nya Anda harus berikan sebelum TLS dan SLD. Begitu pula untuk hal-hal lainnya seperti blog, promo dan sebagainya dan anda harus tau bahwa subdomain itu ada banyak dan salah satu yang paling terkenal adalah blogspot.com, wordpress.com dan lain sebagainya

4. Subdomain

Subdomain adalah sebuah domain yang merupakan bagian dari domain utama, biasanya subdomain di gunakan sebagai pembagian area dari sebuah situs atau website.Tujuan dari dibuat subdomain biasanya karena diperlukan sebuah website baru yang memiliki fungsi berbeda dengan website utama. Contohnya namawebsite.com memiliki subdomain pelanggan atau anggota website tersebut menggunakan subdomain “my.namawebsite.com” atau Mail.Google.com yang merupakan subdomain dari Google.com untuk mengakses website email Gmail.

Badan Pengelola Nama Domain

Nama domain diatur oleh sejumlah otoritas registrasi nama domain. Otoritas ini mulai dibentuk pada 18 September 1998 dengan nama ICANN (Internet Corporations for Assigned Names and Numbers) dan mengelola urusan prosedural nama domain secara internasional. Kemudian, secara nasional, tiap negara memiliki badan serupa. Misalnya, Indonesia memiliki PANDI yang mengelola sejumlah subdomain .ID.

  • ICANN- Global

ICANN adalah singkatan dari Internet Corporation for Assigned Names and Numbers yang dibentuk sejak tahun 1998 yang berkantor pusat di Marina Del Rey, California, US. ICANN merupakan sebuah organisasi yang bertanggung-jawab untuk mengeluarkan IP address dan pengorganisasian semua DNS server di internet yang ada di dunia.

ICANN melakukan pekerjaan pemeliharaan teknis yang sebenarnya dari Central Internet Address dan registrar domain root utama sesuai dengan kontrak fungsi Internet Assigned Numbers Authority (IANA).

IANA sendiri meliputi

  • Perancangan protokol Address and Routing Parameter Area (ARPA ) top-level domain
  • Manajemen Internet DNS root zone untuk top-level domain
  • Alokasi penggunaan angka di internet
  • Membantu menjaga stabilitas operasional Internet;
  • Untuk mempromosikan persaingan;

Setiap registrar global Top Level Domain seperti contoh nama domain .com, .net, .biz, .info dan lainnya yang resmi selalu terdaftar di badan ini

  • Pandi – Indonesia

ICANN melimpahkan wewenangnya kepada masing-masing negara, di mana di Indonesia wewenang ini dipegang oleh PANDI atau Pengelola Nama Domain Internet Indonesia. PANDI Dibentuk oleh Komunitas Internet Indonesia bersama Pemerintah pada tanggal 29 Desember 2006,dimana tugasnya mengatur seluruh domain dengan akhiran .id yang merupakan kode dari negara Indonesia, seperti .id, .co.id, .go.id, .web.id, .ac.id, dll.

Penyerahan pengelolaan domain .id ini dituangkan dalam Berita Acara Penyerahan Pengelolaan Domain .id no. BA 343/DJAT/MKOMINFO/6/2007 dari Dirjen Aptel ke PANDI. 16 September 2014, pemerintah melalui Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, No. 806 Tahun 2014 yang menetapkan PANDI sebagai Registri Nama Domain Tingkat Tinggi Indonesia.

Fungsi Domain pada Website

Pada suatu website, domain memiliki peran yang sangat penting dan sebuah domain hanya dapat digunakan untuk satu website saja, namun lebih dari itu, sebab nama domain itu sendiri nantinya akan menjadi identitas atau brand dari website yang anda miliki, sehingga para penggunanya dapat mengetahui pemilik dari website yang sedang dibukanya tersebut.

Selain itu, nama domain juga cukup berpengaruh dengan tingkat pengunjung website. Dengan nama domain yang tepat, pengunjung website akan lebih meningkat dan pasti akan memberikan keuntungan yang banyak bagi pemilik website.

Domain yang unik dan mudah diingat merupakan salah satu faktor agar website anda dapat dengan mudah ditemukan oleh target pembaca anda selain dengan memanfaatkan SEO namun ada beberapa website tertentu biasanya menggunakan domain khusus, jenis website tersebut. contohnya, website jenis ini biasanya menggunakan domain namawebsite .org (website organisasi) dan domain namawebsite .edu (website pendidikan).

Cara Kerja Domain

Cara kerja domain sebenarnya sangat simpel. Karena domain sendiri merupakan alamat atau alat yang dipakai untuk memudahkan pengguna internet dalam mengakses Server Hosting. Anda pasti tidak menginginkan untuk mengingat semua alamat IP dalam bentuk angka yang cukup rumit. Hal ini akan menjadi jauh lebih mudah dengan hanya mengingat nama domain

Pada saat kita mengetikan sebuah nama domain contohnya seperti http://www.namawebsite.com pada web browser kita, maka aplikasi http akan mengirimkan query ke name server. Pada tahap ini domain akan diarahkan ke name server. Sekedar informasi, nama server adalah isi informasi database milik domain yang diklik untuk menuju Lokasi Server Hosting.

Di dalam name server terdapat informasi database domain ke lokasi server hosting. Name server terdiri dari record DNS yang memiliki informasi tentang A record, MX record dan CNAME Record. DNS atau Domain Name System berfungsi untuk menerjemahkan alamat IP komputer server menjari sebuah domain atau sebalinya dengan tujuan untuk memudahkan user menghafal dan mengakses informasi dari server-server tertentu.

Cara Memilih Domain Untuk Website

Dalam memilih nama domain, Anda tidak boleh asal-asalan. Karena ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum membuat nama domain. Domain yang baik memiliki beberapa kriteria sebagai berikut

1. Nama Domain Yang Mudah Diingat

Jika nama domain Anda panjang dan ribet, ada kemungkinan customer Anda tidak dapat mengingat domain Anda. Atau mereka juga mungkin bisa saja salah mengeja atau mengetik alamat domain Anda. Usahakan memilih domain yang mudah diingat sehingga orang akan lebih mengakses website Anda secepat mungkin, disarankan dalam memilih nama domain Anda, nama domain Anda tidak lebih dari 17 karakter.

2. Kata Kunci Yang Menarik

Hal yang terpenting dalam memilih domain adalah dengan memilih kata kunci yang cocok dan kiranya menjadi suatu hal yang berlangsung terus menerus. Kata kunci juga menjadi senjata untuk membangun website Anda nantinya, dengan kata kunci tertentu akan meningkatkan kualitas website Anda dari segi Search Engine Optimization (SEO)

3. Sesuaikan Dengan Isi Website

Terakhir yang tidak kalah pentingnya adalah, buat nama yang sesuai dengan isi website. Semisalnya saja website kamu untuk produk fashion, maka carilah nama khusus yang sesuai dengan tren fashion. Atau contoh lainnya kita bisa ambil dari nama ‘Dewaweb’. Melihat namanya saja, benak kita langsung tertuju pada website yang menyediakan layanan hosting dengan kualitas terbaik di Indonesia. Nama tersebut setidaknya sudah unik dan bisa menentukan target baik dari segi target pasar maupun target area.

4. Gunakan Extension Domain Yang Tepat

Extension adalah akhiran yang ada pada domain seperti .com atau .net di akhir alamat website. Sampai saat ini, extension .com adalah extension yang paling popular tetapi mendapatkan nama yang pendek dan mudah diingat dengan domain .com memang lebih sulit karena extension ini sudah ada sejak lama.

Berikut ini ada beberapa ekstensi domain yang cukup populer di internet:

  • .com : digunakan untuk keperluan komersial
  • .org : digunakan untuk keperluan organisasi
  • .net : digunakan untuk keperluan internet/ network
  • .edu : digunakan untuk keperluan pendidikan
  • .info : digunakan untuk keperluan informasi
  • .net : digunakan untuk keperluan internet
  • .asia : digunakan untuk domain di asia
  • .edu : digunakan untuk pendidikan
  • .gov : digunakan untuk pemerintahan
  • .id : digunakan untuk nama domain di Indonesia
  • .sg : digunakan untuk nama domain di Singapura
  • .us : digunakan untuk nama domain di Amerika Serikat
  • .au : digunakan untuk nama domain di Australia
  • .ac.id : digunakan untuk lingkungan akademik/perguruan tinggi
  • .co.id : digunakan untuk kepentingan komersial
  • .desa.id : digunakan untuk situs pemerintahan desa
  • .or.id : digunakan untuk organisasi
  • .net.id : digunakan untuk penyelenggara jasa telekomunikasi
  • .web.id : digunakan untuk perseorangan maupun organisasi
  • .sch.id : digunakan untuk sekolah
  • .go.id : digunakan untuk instansi pemerintah

Itulah penjelasan mengenai pengertian domain dan bagaimana perannya pada sebuah website. Pastikan anda untuk memilih dengan cermat nama domain yang akan anda gunakan untuk website anda